Alexa Hadir Di PC Windows Mengancam Cortana

Alexa Hadir Di PC Windows Mengancam Cortana

179
0
SHARE

Amazon telah mengumumkan mengenai asisten digital mereka, Alexa yang hadir pada beberapa PC berbasis Windows. Alexa hadir di PC Windows ini menantang sistem asli Windows, yaitu Cortana. Di tanggal 9 Januari kemarin, Amazon menghadirkan Alexa pada notebook Spin, Switch, dan Swift (Acer). Asisten digital ini juga akan hadir di Acer Aspire all in one PC pada kuartal pertama 2018.

Tak hanya Acer, PC keluaran ASUS juga akan dibekali dengan Alexa, yaitu Zenbook dan VivoBook. Sementara untuk PC besutan HP, Alexa akan hadir di desktop Pavilion Wave. Alexa ini mengklaim bahwa mereka mampu membantu para pengguna dalam banyak cara.

Kehadiran Alexa di PC berbasis Windows ini dianggap sebagai lompatan besar yang membuat asisten digital besutan Amazon ini semakin dekat dengan users. Bahkan ASUS menyambut Alexa dengan senang hati. Padahal ASUS juga menyediakan Cortana, namun mereka menganggap Alexa hadir dengan menawarkan pengalaman interaksi asisten digital yang lebih natural.

Meski begitu, inovasi ini menuai beragam spekulasi. Yap, tentu saja keputusan ini menimbulkan kelebihan dan kekurangan untuk keduanya. Pengguna Alexa sendiri akan memiliki keuntungan keahlian untuk mengendalikan Office yang tak dimiliki asisten digital lainnya.

Untuk pengguna Cortana akan memiliki kendali terhadap perangkat pintar yang bisa diperintah melalui Alexa. Biasanya pada perangkat smarthome. Memang terlihat menguntungkan, namun hal ini membuat posisi Cortana mengalami kemunduran.

Cortana yang memiliki 230 kemampuan dianggap akan kalah dari Alexa yang hanya memiliki 25 ribu kemampuan. Sejauh ini Cortana dapat menyalakan bola lampu berwarna dari Philips Hue, namun tidak dapat berbicara dengan produk terhubung lainnya atau merampungkan daftar panjang produk dari penyedia layanan lainnya.

Posisi Cortana yang dulunya sebuah front-end Bing akan mundur menjadi back-end sistem semata. Dengan banyaknya kemampuan yang bisa dilakukan Alexa, justru akan semakin sedikit kesempatan Cortana untuk digunakan.

Langkah yang ditempuh Microsoft seakan memperlihatkan jika perusahaan asal Waterloo, AS itu tidak mampu mengikuti pemrosesan bahasa alami yang seharusnya bisa dilakukan oleh asisten virtual. Langkah itulah yang sejauh ini justru sudah dilakukan oleh produsen perangkat keras.

LEAVE A REPLY