Sempat Viral, Game Pukul Guru Akan Diblokir!

Sempat Viral, Game Pukul Guru Akan Diblokir!

33
0
SHARE

Beberapa waktu terakhir ini marak kasus kekerasan terhadap guru. Hingga seorang guru di Madura harus kehilangan nyawanya setelah dipukul oleh siswanya sendiri. Rupanya bukan hanya kasus nyata yang viral, ada satu game bertema kekerasan Pukul Guru Anda juga menuai kontra dari masyarakat. Game ini menjadi viral karena memiliki unsur kekerasan dan sarkasme. Resah dengan permainan yang dianggap memberikan efek buruk ini, masyarakat meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bertindak tegas.

Game ini rupanya dirilis oleh penerbit game asal Belanda, Poki. Kominfo baru-baru ini memberikan ultimatum pada Poki untuk segera mencabut game pukul guru ini dari Indonesia. Rupanya Poki memang perusahaan penerbit game online yang merilis game bertema kekerasan.

Dalam situs resminya, Poki menuliskan bahwa pengguna bisa mengakses 20ribu jenis permainan dengan gratis. Poki pun menyasar semua umur dan kalangan untuk bermain. Sayangnya mereka tidak menggunakan registrasi resmi dari pengguna untuk bermain game yang mereka sediakan.

Bukan hanya game bertema kekerasan, Poki juga memiliki banyak game dengan unsur dewasa. Saat membuka permainan Pukul Guru Anda, pemain akan diberi peringatan bahwa konten gamenya mengandung adegan kekerasan yang brutal. Pemain akan menjadi siswa yang bertugas untuk memukul gurunya.

Setting berada di ruang kelas dan siswa harus melempar berbagai jenis objek ke guru sampai tewas. Objek yang bisa diambil mulai dari termos air, kursi, tas, gunting, obat serangga, dan banyak lainnya. Game menawarkan sistem naik level. Jika berhasil naik level, pemain bisa menggunakan lebih banyak objek-objek lain yang ada di dalam kelas, seperti tongkat baseball, payung, dan vas bunga. Visualisasinya cukup brutal, karena menghadirkan efek darah dan adegan-adegan yang tidak pantas disaksikan dan dilakukan anak di bawah umur.

Kemkominfo pun langsung mengambil langkah untuk memblokir Poki secara keseluruhan. Pihaknya memberikan waktu 2×24 jam kepada penyedia konten untuk menutup game tersebut di Indonesia. Dan meminta dengan tegas penyedia game untuk menjawab dalam waktu minimal 1×24 jam.

Sebenarnya apapun permainan yang dimainkan, kita juga harus bijak dalam memainnkannya. Jika telah diperingatkan tentang konten negatif di dalamnya, sebaiknya tidak diteruskan. Lagi pula masih banyak game positif yang lebih seru dan bermanfaat. Be smart!

LEAVE A REPLY