Tarif Paket Internetan di Dunia

Tarif Paket Internetan di Dunia

692
0
SHARE
internet-01

Internet tentu sudah menjadi hal yang tidak asing di telinga kita, tetapi Bayangkan saja 2/3 dari penduduk dunia masih belum dapat menikmati jaringan akses paket internet. Sementara 1/3 sisanya didominasi oleh mereka yang bertempat tinggal di negara-negara maju maupun sebagian negara berkembang. Sedangkan di Indonesia sudah setengah dari masyarakatnya kenal dan sudah menggunakan internet.

Di beberapa bagian indonesia bagian timur Indonesia tepatnya daerah Waktu Indonesia timur (WIT) sedikit yang mengenal internet, hanya berberapa kota besar yang menggunakan internet. untuk di daerah yang kurang terkenal akses interentnya kurangĀ  tersedia.

Sri Lanka, dimana pada tahun 2011 tercatat Gross National Income (GNI )mereka mencapaiĀ  angka US$. 2580; bandingkan dengan Austria yang pendapatan per kapita GNI-nya yang mencapai angka US$. 48.300. Angka tersebut semakin menegaskan adanya jurang pemisah antara negara berkembang dan negara maju.

Sementara pendapatan Sri Lanka masih jauh dibawah Austria, paket internetan negara ini sebenarnya lebih murah, yaitu sebesar US$.3,23 per bulannya. Jika Anda dengan cermat menghitung antara pendapatan per kapita Gross National Income dari Sri Lanka tersebut, tarif sebesar itu sesungguhnya jauh lebih terjangkau jika dibandingkan Austria yang mencapai US$ 4 per bulannya. Masalahnya, apakah penduduk Sri Lanka sanggup membayar tarif murah tersebut dengan income yang juga seadanya?

Bagaimana dengan negaranya Barrack Obama? Menurut laporan dari International Telecommunications Union rata-rata tarif data paket internetan Amerika Serikat mencapai angka US$. 52,49 atau termasuk dalam nomor ke-26 negara dengan tarif internet paling terjangkau di dunia.
Namun ada juga beberapa negara yang tarif paket internetannya dianggap sangat tidak masuk akal bahkan tidak dapat dijangkau seluruh lapisan masyarakat. Negara-negara tersebut umumnya berada di wilayah benua Afrika atau negara berkembang seperti Republik Demokrasi Kongo yang tarif internetnya mencapai angka US$. 15,83 per bulan dan juga Zimbabwe yang mencapai angka fantastis yaitu US$ 53,33.
Miris sekali karena rata-rata pendapatan per kapita warga negara tersebut setara dengan tarif internet yang dibebanka. Meskipun tarif mahal yang diterapkan operator setempat sangat beralasan, namun rendahnya pendapatan negara atau pendapatan per kapita warga setiap bulannnya membuat mereka berpikir ulang untuk menggunakan akses internet.

LEAVE A REPLY