Kapan Sebaiknya Anda Mengganti Hard Drive?

Kapan Sebaiknya Anda Mengganti Hard Drive?

11
0
SHARE

Hard drive adalah salah satu komponen elektronik yang paling penting dari sebuah komputer. Di dalam hard drive tersebutlah data-data berharga yang Anda simpan di dalam komputer terkumpul. Hard drive yang terdapat di dalam komputer disebut hard drive internal.

Selain hard drive internal, Anda juga pasti mengetahui keberadaan hard drive eksternal, yaitu hard drive yang dapat Anda hubungkan melalui komputer melalui kabel USB.  Melalui hard drive eksternal, Anda dapat mem-back up data-data dari hard disk internal sehingga menjamin data-data penting Anda tetap aman walaupun komputer Anda terserang virus dan harus di-reset.

Tiap produk elektronik memiliki expiration date yang berbeda-beda, begitu juga dengan hard drive Anda, baik itu hard drive internal maupun eksternal . Kebanyakan perusahaan elektronik menentukan usia dari hard drive sekitar 2 hingga 3 tahun, tapi hal tersebut ternyata tak bisa sepenuhnya dijadikan sebagai acuan. Ada beberapa hal yang membuat usia dari masing-masing hard drive berbeda antara satu dengan yang lainnya.

Kondisi mekanisme dari driver tersebut, durasi seberapa sering hard drive digunakan, dan juga lingkungan sekitar turut mempengaruhi panjang-pendeknya usia dari hard drive Anda. Beberapa perusahaan elektronik seperti Seagate dan Western Digital memberikan layanan yang membantu mendiagnosis kondisi dari hard drive sekaligus sistem file yang ada di dalamnya.

Jika area Anda tidak ter-cover dengan layanan tersebut, ada beberapa ciri-ciri lain yang bisa langsung Anda amati. Biasanya hard drive yang hampir mendekati masa kadaluwarsa menunjukkan beberapa tanda seperti suara yang terdengar semakin berat atau berisik, atau kinerja hard drive jadi semakin melambat. Jika tanda-tanda tersebut muncul ada baiknya Anda segera mengganti hard drive Anda dengan hard drive yang baru dan melakukan back-up data sesering mungkin.

Kenapa hal ini sangat penting? Sudah tentu demi menjamin keamanan data-data penting Anda yang tersimpan di dalam hard disk tersebut. Jika Anda tidak melakukan back up rutin atau mengganti hard disk yang sudah usang, maka besar kemungkinan hard disk tersebut akan mengalami malfungsi sehingga mengakibatkan Anda tidak lagi dapat mengakses data-data tersebut.

Untuk berjaga-jaga, Anda juga dapat menyimpan file-file penting di dalam cloud storage yang pastinya jauh lebih praktis. Perusahaan gadget dunia sudah banyak yang menawarkan layanan atau aplikasi cloud-storage yang dapat Anda gunakan. Contohnya adalah iCloud milik Apple, Google Drive milik Google, dan OneDrive dari Microsoft.

LEAVE A REPLY